Rabu, 12 November 2008

Rahasia Mewujudkan Mimpi Anda

Action is the foundational key to all success” (Pablo Picasso)

Pembaca, kali ini kita akan belajar langsung tentang cara menggapai sukses dari motivator kelas dunia, Anthony Robbins. Dalam prinsipnya, Anthony Robbins memperkenalkan istilah “Ultimate Success Formula”. Melalui buku-buku dan seminarnya, inilah tips yang diberikan Anthony Robbins untuk menginspirasi pendengarnya agar semakin mendekati gerbang kesuksesan mereka. Bahkan, prinsip Ultimate Success Formula inilah yang juga menjadi salah satu langkah fundamental dalam ilmu Neuro Associative Conditioning (NAC) yang diperkenalkan oleh Anthony Robbins.

Singkatnya, dalam Ultimate Success Formula ini, diperkenalkan empat langkah yang jika diaplikasikan dengan sungguh-sungguh akan mengantar kita semakin dekat dengan tujuan kita, yakni: (1) Perjelas tujuan yang hendak Anda capai (CLEAR DIRECTION); (2) Ambil keputusan untuk melakukan sesuatu yang membuat Anda mendekati tujuan itu (MAKE DECISION); (3) Milikilah kepekaan apakah Anda semakin dekat dengan tujuan Anda (AWARE RESULT); (4) Terus perbaiki dan ubah pendekatan sampai Anda mencapai tujuan (FLEXIBLE APPROACH). Sekarang, mari kita bahas satu demi satu pendekatan Anthony Robbins ini.

CLEAR DIRECTION. Pada prinsipnya, selalu ditekankan bahwa ‘Clarity is Power’ (kejelasan adalah kekuatan). Pernahkah Anda perhatikan saat kaca pembesar (suryakanta) yang disoroti sinar matahari lalu diarahkan ke kertas? Ketika titip api atau fokusnya menjadi jelas, semakin besar kemampuan titik api tersebut untuk membakar kertasnya.

Demikian pula, prinsip pertama dalam Ultimate Success Formula ini mengajarkan, semakin jelas tujuan kita semakin besar pula daya bakarnya. Daya bakar apa? Daya bakar pada semangat dalam diri maupun orang-orang di sekitar kita. Inilah yang dilakukan Martin Luther King, saat dengan jelasnya, ia menggambarkan bagaimana harapannya akan persamaan kulit hitam dan kulit putih dengan pidatonya, “I have a Dream.” Ini pula yang kemudian ditiru oleh Nelson Mandela hingga usai dipenjara 22 tahun, ia dijanjikan akan bebas dengan bersyarat.

Namun, dalam suratnya kepada Presiden P.W. Botha, ia menolak mengubah mimpinya dan menerima lima tahun penjara lagi, sebelum dibebaskan. Mimpinya sendiri begitu jelas. Nelson Mandela tahu, untuk apa ia harus berkorban. Sebagaimana dikatakan oleh Nelson Mandela, “Bagi saya sangatlah jelas bahwa saya perlu melakukan ini demi generasi-generasi kami di masa yang akan datang.” Kenyataan menunjukkan, kejelasan akan tujuan serta arah inilah yang memberikan api yang menyalakan semangat mereka untuk bergerak.

Sekarang, jadi sangat jelas bagi kita. Kalau kita ingin memiliki semangat serta daya juang yang tinggi, tujuan serta cita-cita kita harus diperjelas. Cita-cita serta arah ini pun akan menjadi daya tarik yang kuat bagi kita. Tatkala kita mengalami jatuh dan bangun, kejelasan akan cita-cita kita ke depan kitalah yang akan membuat kita tetap tegar berdiri.

MAKE DECISION. Banyak orang yang mempunyai cita-cita, tetapi sedikit sekali yang berhasil mencapainya. Mengapa? Alasannya sederhana. Tidak banyak orang yang benar-benar mengambil tindakan. Banyak orang ragu dan tidak yakin pada kemampuan diri sendiri dalam mewujudkan mimpi-mimpinya itu. Mereka berpikir dan mengharapkan kesempatan yang ‘pas’ akan tiba. Mereka mengharapkan ‘waktu yang tepat’ akan datang suatu ketika. Yang jelas, waktu ‘suatu ketika’ tidak akan pernah tiba. Jadi, yang disebut ‘suatu ketika’ itu adalah saat ini dan sekarang! Untuk itulah, Ultimate Success Formula mendorong kita untuk membuat keputusan mengambil suatu langkah, entah seberapa kecil, asalkan semakin membawa kita kepada tujuan kita.

Perlu kita ketahui pula, konon kata DECISION atau ‘keputusan’ mempunyai akar kata yang berarti ‘memotong’. Apanya yang kita potong? Yang jelas, yang kita potong adalah kebingungan arah dan alternatif. Kita membulatkan tekad untuk mengambil suatu langkah. Dan setelah langkah tersebut dibuat, tidak ada lagi kata untuk surut atau pun kembali atau bersikap setengah-setengah. Itulah kunci yang membawa kita semakin dekat dengan kemenangan pribadi kita.

AWARE RESULT. Langkah-langkah yang kita ambil, punya dua kemungkinan. Semakin mendekati atau justru semakin jauh dari cita-cita kita. Karena itu, pentinglah bagi kita untuk membangun suatu radar yang membuat kita terus-menerus sadar, apakah langkah kita semakin membawa kita pada tujuan ataukah tidak.

FLEXIBLE APPROACH. Inilah langkah terakhir kita, yakni keinginan untuk terus-menerus memperbaiki proses maupun metode kita hingga akhirnya membawa kita pada tujuan. Tahap ini membutuhkan kemampuan fleksibilitas yang tinggi untuk menyesuaikan dan mengubah cara yang dipakai saat ini. Khususnya, kalau cara tersebut membawa pada kegagalan. Inilah yang seringkali dikatakan oleh Thomas Alva Edison saat ia mengomentari beberapa penemu.

Menurut Edison, “Permasalahan dengan para penemu ialah mereka mencoba beberapa hal, dan tatkala percobaan mereka gagal, mereka pun merasionalisasikan hal itu lalu menyerah!” Itulah yang ia komentari saat ia diejek seorang professor terkenal pada masanya, Silvanus P.

Thompson yang mengatakan percobaannya telah gagal dan tidak akan pernah berhasil. Tetapi, Thomas Alva Edison adalah manusia dengan fleksibilitas dan kegigihan luar biasa untuk terus-menerus mengubah metode dan caranya hingga cita-citanya berhasil.

Hal ini segera mengingatkan kita untuk senantiasa mau mengubah dan fleksibel saat cara kita belum berhasil. Janganlah kita terburu-buru untuk mengubur mimpi dan cita-cita saat segalanya belum berjalan sesuai rencana. Mungkin, kita harus mencoba beberapa langkah lagi dan mengubah metode maupun pendekatan kita. Seperti pada diri Thomas Alva Edison, fleksibilitas serta kegigihannya itu berbuah pada kesuksesan luar biasa.

Pembaca, semoga prinsip–prinsip dalam Ultimate Formula Successs ini segera menginspirasi Anda untuk mengambil langkah-langkah penting dalam hidup Anda. Buatlah keputusan dan segeralah bertindak. Kita sendiri tida tahu berapa lama kita dikaruniai kehidupan. Karena itu bertindaklah sekarang juga dengan bekal formula sukses ini !
Sumber : http://www.hrexcellency.com

Motivasi Super Dahsyat Lance Armstrong : Ketika Motivasi Mengalahkan Fisik

“Winning is about heart, not just legs. It’s got to be in the right place.” (Lance Armstrong)Pekan ini, saya ingin mengajak Anda semua belajar tentang kekuatan motivasi superdahsyat. Sebuah motivasi yang mampu mematahkan vonis dokter ahli akan ketiadaan harapan. Justru dalam keadaan terpuruk dan seolah-olah tiada pertolongan lagi itulah, ia mampu menciptakan rekor dunia tujuh kali. Itulah Lance Armstrong yang kita bahas kali ini.

Sebelumnya, bayangkan dulu satu skenario ini. Anda sudah menggeluti olahraga ini sejak usai 13 tahun. Olahraga ini sudah katam Anda jalani. Saat ini, karir olahraga Anda melejit. Beberapa perusahaan rebutan kontrak sponsorship dengan Anda. Dana mengucur deras ke kantong. Tapi, mendakan Anda harus terpaksa dirawat. Usai menjalani diagnosis, Anda divonis kena kanker ganas dan sudah menjalar ke paru-paru dan otak Anda. Kata dokter, harapan hidup Anda tinggal 40%. Padahal, Anda baru berusia 25 tahun, usia produktif. Lalu apa yang bakal Anda lakukan? Menyerah, mundur dari olahraga, dan mengutuki Tuhan? Atau justru memacu Anda semakin bersemangat untuk menciptakan momen spektakuler dalam sisa waktu ini ?

Nah, Lance Amrsmtrong memilih langkah kedua. Inilah yang menjadikan dirinya manusia super dengan catatan rekor luar biasa. Bagaimana bisa? Kisahnya dimulai pada tahun 1996 saat Lance Armstrong jadi pembalap tenar dan baru saja memenangi kejuaraan Dunia Balap Sepeda. Langsung saja, sebuah kontrak senilai US$2,9 juta diberikan kepadanya dari suatu sponsor Prancis. Namun, pada 2 Oktober 1996, ia diperiksa oleh dokter dan dinyatakan menderika kanker testis yang sudah menjalar hingga ke paru-paru serta otaknya. Kesimpulannya, kankernya ganas, harapan hidupnya tinggal sekitar 40%, dan kesehatannya makin menurun. Ia pun disarankan banyak istirahat dan berhenti dari latihan fisik.Lance Armstrong bukan orang yang patah arang. Ia tetap menjalankan latihannya untuk membuktikan masih banyak yang mampu diraihnya. Ia setia menjalani kemoterapi. Dan setelah dinyatakan berangsur membaik. Lance Armstrong kembali dengan latihannya, mulai dari latihan sederhananya karena berat badannya turun drastis. Namun, belakangan, penurunan berat badan ini menjadi keuntungannya untuk mengikuti turnamen. Akhirnya, saat latihan di trail Blue Rider Mountain, Lance memotivasi dirinya sendiri untuk menciptakan rekor lebih tinggi. Ia menyakini ia akan sanggup meraihnya.Intuisinya terbukti pada 1999 saat ia mulai kembali bertanding. Kali ini dalam acara Tour de France yang sangat prestisius. Mula-mula, lajunya lambat dan ia membiarkan orang lain memimpin lebih dulu. Di pertengahan gunung Alpen, di tengah hujan yang dingin itulah, akhirnya Lance menyalip cepat pembalap yang berada di urutan terdepan. Dan untuk pertama kalinya, ia menjuarai Tour De France. Orang berpikir, inilah tonggak sejarah yang ingin diciptakan oleh Lance Armstrong dan ia akan berhenti setelah itu. Ternyata tidak. Justru karirnya masih terus melaju, bahkan ia memenangi enam kali berturut-turut lomba Tour de France. Lebih dari itu berbagai penghargaan juga diraihnya, seperti “Sport Personality terbaik”.

Apakah yang bisa kita pelajari dari Lance Armstrong? Ada banyak hal. Pertama, tentunya soal kekuatan motivasi yang mengalahkan kekuatan fisik. Seperti yang terjadi pada Lance Armstrong yang berangsur sembuh berkat motivasinya yang gigih, begitu pula banyak dokter menemukan bahwa pasien dengan motivasi sembuh yang luar biasa akan punya peluang sembuh yang lebih besar. Hal ini juga pernah dilakoni oleh tokoh Bruce Lee yang setelah divonis mengalami keretakan fisik lantaran latihannya yang gila-gilaan, justru semakin termotivasi untuk sembuh. Akhirnya, bisa kembali latihan bahkan dengan skills yang lebih dahsyat. Inilah kekuatan motivasi yang sanggup mengalahkan rintangan fisik.Kedua, Lance Armstrong mengajari kita untuk tidak perlu meratapi masalah. Tapi, melihat sisi lain dari masalah itu. Saat divonis dokternya dengan kanker, Lance Armstrong tidak meratapi dirinya dan menyesali diri, tetapi ia justru bangkit dengan kekuatan berlipat. Inilah yang akhirnya membuat ia masih mampu menciptakan enam rekor Tour de France. Bandingkan dengan kebanyakan dari kita yang saat menghadapi masalah justru berhenti, mundur, meratapi diri, atau pun menyalahkan orang lain atau bahkan Tuhan.Ketiga, Lance Armstrong mengingatkan bahwa dalam diri ada kekuatan api motivasi luar biasa yang kadang tidak kita sadari. Seringkali, dengan berbagai cobaan dan tantangan, justru api itu semakin menyala. Demikianlah rintangan dan cobaan kadang bisa menjadi cara Tuhan ‘memberitahu’ betapa mulia dan dahsyatnya kekuatan yang ada pada diri kita. Hal ini seharusnya membuat kita yang normal, sehat, dan memiliki kehidupan bagus, mestinya semakin termotivasi. Sayangnya, kadang ketika segalanya berjalan baik, motivasi kita justru melempem. Memang menjadi pertanyaan kita apakah kalau Lance tidak kena kanker, maka ia akan enam kali menjadi juara Tour de France.Mari kita renungkan lagi kalimat Lance yang menarik, “Segalanya mungkin. Anda boleh dibilang berpeluang 90 persen atau 50 persen atau pun 1 persen. Tapi, yang penting Anda harus tetap percaya dan Anda harus tetap berjuang!”

Sumber : http://www.hrexcellency.com

Membangun Wealthy Mindset

I made a small fortune.
I made a lot of money and I made a lot of other people wealthy.(Jim Cramer)

Buku yang ditulis Steve Mariotti dan Mike Caslin benar-benar bacaan yang menarik. Buku berjudul The Very-very Rich ini memuat kisah spektakuler orang-orang terkaya di dunia. Saat usai membaca kisah demi kisah, saya menemukan kemiripan yang menjadi benang merah di antara para biliuner itu.

Ada satu hal menarik. Meskipun mereka berasal dari latar belakang hidup yang berbeda, tapi mereka mempunyai persepsi yang sama pada uang. Inilah konsep yang saya dapatkan dari Bob Proctor, seorang trainer terkemuka di bidang financial awareness tentang wealthy mindset atau pola pikir orang kaya.

Secara umum, wealthy mindset diartikan sebagai sebuah pola pikir, apa pun kondisi dan situasi orang saat ini, memandang positif hidup finansialnya. Selama Anda terus melihat diri Anda bermandikan kelimpahruahan finansial, sikap dan tindakan Anda itu akan memanifestasikan kondisi keuangan yang Anda dambakan. Bila Anda memiliki wealthy mindset ini, pikiran Anda akan berdampak pada tindakan. Laksana sentuhan Midas yang menjadikan apa pun yang dikerjakan saat ini menghasilkan kelimpahan.

Setiap hari kita bisa menciptakan mindset ini dalam diri kita sendiri. Ada beberapa tips yang layak diperhatikan. Pertama, Anda perlu mengatasi keyakinan yang membatasi Anda saat ini soal uang. Ternyata, banyak orang tanpa sadar memiliki keyakinan keliru soal uang. Dalam sebuah seminar, saya beberapa kali melakukan ‘sentence completion test’ di mana para peserta saya minta melengkapi kalimat yang ada. Tatkala saya mengatakan “uang adalah…”, ada yang menyahut “bikin repot,” “susah dicari”, “butuh perjuangan besar untuk mendapatkannya.” Bahkan, ada yang lebih parah mengatakan “uang sebagai akar dari segala kejahatan.”

Keyakinan ini tanpa disadari telah membatasi kemampuan mereka untuk hidup nyaman dengan uang. Memang kita tidak mau ambisius mengangung-agungkan uang. Tapi, pandangan yang tepat soal uang merupakan kunci kepemilikan atas uang secara sehat. Problemnya, ada yang terlalu overvalue pada uang sehingga bersikap kikir dan tamak. Ada pula yang bersikap mudah dengan uang sehingga segala yang diperoleh malah hilang. Lain lagi dengan orang yang yakin bahwa uang susah didapat.

Asal tahu saja, kita akan sulit mendapatkan dan memelihara apa saja kalau kita tidak mampu beresonansi dengan baik. Pikiran dan sikap kita seharusnya beresonansi dengan secara nyaman dengan uang. Faktanya, uang tidak memunyai nilai absolut pada dirinya sendiri. Nilai yang didapat lewat proses memperoleh dan kegunaan uang itulah yang membuatnya berharga. Misalnya, uang bisa membuat hidup lebih nyaman, bisa ditukar dengan barang-barang kebutuhan, dan bahkan dalam jumlah yang cukup mampu membebaskan kita dari problem finansial. Artinya, keluarga juga bisa merasa aman-aman saja. Uang juga bisa membantu kita dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.

Jadi, uang bukanlah sesuatu yang buruk maupun jahat. Ia menjadi hamba yang baik, tetapi tuan yang jahat. Pikiran yang nyaman dengan uang akan menjadi magnet bagi uang untuk singgh dalam kehidupan kita.

Tips kedua membangun mindset adalah putuskanlah Anda ingin menjadi kaya. Jangan hanya berhenti di sinis saja. Anda harus mempunyai alasan tepat mengapa Anda ingin menjadi kaya. Ada hukum tak tertulis, “Orang tetap miskin karena mereka belum memutuskan ingin menjadi kaya.” Katakan “ya” pada kekayaan dan berupayalah mencapainya. Alasan yang mendasari hendaklah bisa diterima secara logis dan emosional.

Ketiga, putuskan seberapa sesungguhnya yang Anda inginkan. Misalnya, rekening Anda dengan Rp2 juta setiap bulannya memang mencukupi. Tapi, Anda ingin Rp50 juta per bulannya. Mungkin adan butuh cara lain. Yang terpenting, upaya menyiapkan pikiran dan hati. Kita tidak boleh mengada-ada. Butuh sikap bijaksana.

Keempat, lakukan brainstorming untuk menentukan bagaimana cara mendapatkan apa yang Anda inginkan. Pikiran harus dibiarkan berkembang mencari peluang demi mewujudkan cita-cita Anda. Mungkin awalnya Anda harus mulia dengan mendaftar 10 hingga 20 ide yang bisa Anda coba. Sebagai contoh Jeff Bezos yang memelopori Amazon.com memulai dengan membuat 20 daftar barang yang ia ingin jual melalui internet. Awalnya, sama sekali tidak terpikir bahwa bukulah yang akan laku ia jual. Tetapi, ia mencoba-coba berbagai idenya dan ternyata buku menjadi pilihannnya yang terbaik.

Kelima, bayangkan seandainya Anda sudah bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan. Lima tahun sebelum membeli rumahnya yang mewah, John Assaraf, salah seorang pengajar dalam buku The Secret telah membayangkannya setiap hari di dalam Vision Board yang ia buat. Jim Carrey, salah seorang bintang Hollywood menuliskan cek senilai $10 juta kepada dirinya sendiri, saat ia masih begitu miskinnya dan ia membayangkan hal itu bisa terbukti di tahun 1995. Ternyata, pada perayaan Thanksgiving,di tahun 1995 salah satu filmnya yakni “Ace Ventura: When Nature Calls” memberikannya penghasilan senilai $20 juta! Dalam hal ini, bayangkanlah pikiran serta diri kita telah siap menerima apa yang kita pikirkan. Hal inilah yang dilakukan oleh Wright Bersaudara saat membayangkan diri mereka terbang dan akhirnya mereka bisa membuktikan. Begitu pula yang terjadi dengan Columbus saat membayangkan dirinya berlayar.
Dalam hal ini, kita ingat kalimat yang diucapkan oleh Brian Tracy: “Semua perkembangan di dalam diri Anda dimulai dari perkembangan di dalam gambaran mental Anda”

Sumber : http://www.hrexcellency.com

Sikap Mental Juara

Alkisah, suatu pagi saat sarapan di meja makan, ibu berkata: “Ina, ibu perhatikan, beberapa hari ini kamu begitu tegang dan gelisah, kalau boleh tahu, ada apa yang mengganggu pikiranmu na?”.

“Iya bu, ina tegang nih. Jadwal pertandingan bulu tangkis dan undiannya sudah keluar bu. Babak2 awal kalau ina bisa menang maka selanjutnya harus bertanding melawan sita, itu lho bu, yang mengalahkan ina di final di kejuaraan lalu. Nanti kalau ina bermain jelek seperti dulu dan kalah lagi bagaimana bu.


Duh ina tegang banget. Udah ya bu, ina berangkat dulu, mobil jemputan datang tuh” sambil mencium tangan ibunya, ina bergegas berangkat ke sekolah. Malam hari, saat menjelang tidur, ibu mengetuk pintu kamar ina dan merekapun melanjutkan percakapan tadi pagi di meja makan. “Ina, ibu tau kamu tegang dan takut kalah lagi. Kamu tau kan, pertandingan bila tidak menang ya kalah. Kamu harus berani menentukan target sebagai juara! Kalau nanti ternyata kamu kalah ya tidak apa-apa .


Yang penting jangan mudah menyerah, jangan takut kalah sebelum bertanding! Maka sisa waktu satu minggu lagi harus kamu persiapkan dengan sebaik-baiknya! Selain latihan tehnik, fisik dan stamina, apalagi mental juara harus kamu persiapkan. Saat istirahat, visualisasikan, bayangkan ina selesai bertanding di final, dengan keringat yang masih bercucuran, kemudian dipanggil ke panggung untuk menerima medali emas dan piala kemenangan. Pejamkan mata seakan itu yang akan terjadi. Jangan lupa, setiap hari ditutup dengan doa. Serahkan semua kepada Tuhan dan istirahatlah dengan tenang”.


Ina pun dengan tekun menjalankan nasehat ibunya dari hari ke hari. Berlatih tehnik dan fisik dengan penuh keseriusan. Saat beristirahat, dalam kesendiriannya ina berlatih menvisualisasikan gambar kemenangan di dalam pikirannya, dan semakin hari semakin jelas gambar yang tampak di sana. Dan ketika hari pertandingan tiba, setiap babak dilalui dengan semangat bertanding yang luar biasa. Dan akhirnya, seperti apa yang divisualisasikan dipikirannya pun menjadi kenyataan. Ina berdiri di panggung dengan keringat yang masih bercucuran, menerima kalungan medali dan piala di tangan sambil matanya berkaca-kaca bahagia. Impianku menjadi kenyataan, aku menjadi juara!!! Terima kasih Tuhan!!!
Pembaca yang Budiman,


Sering kali olahragawan tidak bisa sukses bukan karena tidak memiliki kemampuan di bidang tehnik, fisik, stamina, atau kecerdasan, tetapi karena mereka tidak memiliki mental juara! Takut menentukan target! Takut gagal !


Kita bisa melihat para atlet juara-juara dunia sejati, hampir semuanya punya kepercayaan diri yang kuat. Kalau kalah, mereka segera bangkit lagi. Mereka berani menentukan target, berani mulai melangkah dan berani berjuang mewujudkan kemenangan.


Suatu kehormatan bagi Indonesia, tahun ini kita menjadi penyenggelara kejuaraan bulutangkis beregu Thomas cup dan Uber cup. Saat pertandingan dimulai, kita semua berharap dengan kesiapan tehnik, fisik serta kesiapan mental dari seluruh atlet dan kekompakan seluruh tim terkait, ditambah dukungan sebagai tuan rumah dan doa dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Semoga kita bisa meraih prestasi tertinggi untuk Uber Cup dan mampu merebut kembali piala Thomas cup sebagai kado ulang tahun ke 100 tahun Kebangkitan Nasional.


Sumber : http://www.andriewongso.com

Senin, 10 November 2008

Migrain Kurangi Risiko Kanker Payudara

Migrain tak selamanya mempunyai efek yang buruk. Penelitian membuktikan, bahwa migrain yang dialami perempuan dapat mengurangi risiko kanker payudara

Sebuah penelitian dilakukan di Pusat Penelitian Kanker di Seattle Amerika Serikat. Fred Hutchinson meneliti dengan membaca rekaman medis 3.000 perempuan. Sebanyak 2.000 dari mereka memiliki riwayat penyakit kanker payudara.

Penyakit kanker payudara adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan hormon. Hormon estrogen adalah hormon yang memancing sel kanker payudara untuk hidup.

Pada saat terserang migrain, terjadi perubahan struktur hormon pada perempuan. Hormon estrogen drastis berkurang saat perempuan mengalami migrain. Hal tadi membuat seseorang yang sering migrain memiliki risiko terkena penyakit kanker payudara 30 persen lebih rendah.

Pada saat terserang migrain, terjadi perubahan struktur hormon pada perempuan. Hormon estrogen drastis berkurang saat perempuan mengalami migrain. Hal tadi membuat seseorang yang sering migrain memiliki risiko terkena penyakit kanker payudara 30 persen lebih rendah.