Tampilkan postingan dengan label Teh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Oktober 2008

Teh salah satu cara Jinakkan Kolesterol

SEMAKIN tinggi kandungan kolesterol yang ada di tubuh, semakin tinggi risiko seseorang terkena penyakit jantung. Tak heran, kolesterol sangat ditakuti banyak orang. Terutama bagi mereka yang memiliki kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) jauh lebih tinggi dari kandungan kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL).

Saptawati Bardosono, Dokter Gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bilang, kadar kolesterol total darah yang aman, lebih kecil dari 200 mg/dL, kadar kolesterol LDL kurang dari 130 mg/dL, kadar kolesterol HDL lebih besar dari 40 mg/dL, dan kadar trigliserida darah kurang dari 150 mg/dL. Kalau sudah melebihi patokan ini, artinya kita sudah pada tahapan berbahaya dari ancaman penyakit jantung.

Nah, kalau sudah memasuki tahap berbahaya, orang baru mulai sibuk mencari jalan menurunkan kolesterolnya. Mulai dari rajin chek up ke dokter hingga menggunakan altematif pengobatan lainnya.

Salah satunya, rajin mengkonsumsi teh bakar dan teh rosella. Padahal, khasiat kedua jenis teh tersebut dalam menurunkan kolesterol behim teruji secara ilmiah oleh para ahli atau oleh para dokter.

"Teh itu hanya sebagai suportive theraphy, artinya hanya sebagai terapi pendukung untuk menurunkan kolesterol, bukan terapi utama," kata Dokter Gizi dari Klinik Hang Lekiu, Inayah Budiasti. Terapi utama adalah pola makan yang tepat dan tak mengandung kolesterol. Inayah melanjutkan, pada daun teh terdapat serat yang bisa menurunkan kadar kolesterol. Serat tersebut mengandung senyawa kirnia flavonoid, polifenol, dan katekin yang berperan sebagai antioksidan.

Namun, dalam proses pembuatan teh seringkali menghilangkan atau merusak zat-zat penting dalam teh. Kalau dalam proses pembakaran, serat yang ada pada daun teh tak rusak atau tak bersentuhan langsung dengan api, berarti antioksidannya masih utuh. Antioksidan inilah yang berfungsi mencegah penyumbatan pembuluh darah. "Tapi, proses pembakaran bisa juga menyebabkan pengurangan senyawa katekin," imbuh Dosen Gizi dari IPB Ali Khomsan.

Berbeda dengan proses pembakaran, dalam proses pembuatan teh hijau yang melalui proses fermentasi, maka kandungan katekinnya paling tinggi. Hal ini berlaku untuk semua jenis teh mulai dari teh bakar, teh hijau, dan juga teh rosella. Sepaham dengan Inayah, dokter keluarga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Muchtaruddin Mansyur menyatakan, untuk menurunkan kolesterol perlu menjaga pola makan dan olahraga yang cukup.

Jika kandungan kolesterol dalam tubuh sudah terlalu tinggi, perlu dibantu obat-obatan dan diikuti dengan pengaturan pola makan, olahraga teratur, berhenti merokok dan menyetop konsumsi alkohol.

Lima Tersehat untuk Kulit

Tubuh kita, termasuk kulit, membutuhkan makanan sehat, seperti lemak sehat, protein yang tepat, buah-buahan, dan sayuran. Inilah lima jenis makanan yang paling sehat untuk kulit Anda.

1. Almon. Konsumsi segenggam almon sehari dapat meningkatkan kadar vitamin E, antioksidan terpenting untuk kesehatan kulit, juga melembabkan kulit kering. Selain itu juga melindungi kulit dari penuaan, peradangan, bahkan kanker kulit.

2. Teh hijau. Tiga cangkir teh hijau sehari dapat menyumbang cukup antioksidan bagi tubuh Anda, sehingga mampu melawan penuaan dini serta peradangan. Risiko kanker kulit juga akan jauh berkurang.

3. Brokoli. Kaya akan vitamin A, C, dan K. Vitamin A dapat mengurangi produksi minyak, vitamin C merupakan antioksidan kuat, dan vitamin K dapat mencegah timbulnya lebam di kulit. Jadi, makanlah wonderfood ini.

4. Ikan. Contohnya salmon dan cod kaya akan asam lemak omega-3. Ini penting diasup karena tubuh kita tidak bisa memproduksinya. Asam lemak ini akan memelihara kulit, melembabkan dan mencegah iritasi, bahkan dapat memperbaiki kulit dari penyakit kronis seperti dermatitis atopik dan rosacea. Ikan-ikan tersebut juga mengandung vitamin D yang baik untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Bagi yang tak suka ikan bisa menggantinya dengan flaxseed, hazelnuts, kacang kenari.

5. Minyak bunga matahari. Berisi asam lemak omega-6 seperti asam linoleat yang penting untuk mencegah kulit kering dan meradang. Juga vital bagi pembentukan prostaglandin, hormon yang menjaga sel-sel tubuh berfungsi secara baik. Untuk mendapatkan kulit sehat, coba konsumsi salmon plus brokoli, lalu siram dengan sedikit minyak bunga matahari.

Teh Hijau Lindungi Otak dari Kekurangan Oksigen

ANDA para penggemar teh hijau selayaknya bersyukur karena senyawa-senyawa yang ditemukan dalam teh hijau mungkin melindungi otak dari efek-efek gangguan tidur yang menyebabkan terjadinya ngorok dan henti napas.
Komponen atau zat aktif yag ditemukan di dalam teh hijau disinyalir dapat menangkal kerusakan saraf akibat gangguan napas yang terjadi pada mereka yang mengalami gangguan tidur (disorder sleep apnea). Demikian sebuah penelitian atas hewan.
Para ilmuwan menemukan bahwa saat mereka menambahkan antioksidan yang terkandung dalam teh hijau pada minuman yang diberikan ke tikus percobaan tampak kandungan zat kimia ini melindungi otak binatang-binatang ini saat kekurangan oksigen yang didesain mirip dengan gejala yang terjadi akibat efek obstructive sleep apnea (OSA) atau gangguan tidur.
Temuan ini mengisyaratkan bahwa komponen dalam teh hijau selayaknya diperhitungkan untuk diteliti lebih lanjut karena berpotensi sebagai terapi untuk gangguan tidur ini (OSA), demikian dilaporkan para ilmuwan dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.
OSA merupakan gangguan sementara yang terjadi di jaringan lunak tenggorokan. Gangguan ini menyebabkan terhalangnya jalur pernapasan selama tidur. Akibatnya, terjadilah henti napas sebentar selama beberapa kali sepanjang tidur malam.
Gejala yang segera tampak biasanya suara ngorok yang keras yang berlangsung kronis dan napas terengah-engah dan terjadi tak hanya saat tidur malam, tetapi juga saat tidur siang. Bila tak tertangani dengan baik, OSA dapat menyebabkan gangguan di seluruh tubuh, seperti meningkatnya tekanan darah. Lebih dari itu, kurangnya pasokan oksigen ke otak dapat memunculkan gangguan memori. Demikian diungkapkan Dr David Gozal dan koleganya di University of Louisville School of Medicine di Kentucky.
Namun, ternyata, menurut David, komponen dalam teh hijau yang disebut catechin polyphenols ternyata dapat melindungi otak dari kekurangan oksigen. Catechin polyphenols bertindak sebagai antioksidan. Artinya, unsur ini membantu menetralisasi partikel-partikel sel yang rusak akibat radikal bebas. Radikal bebas hasil sampingan metabolisme yang bila berlebihan menyebabkan stres oksidatif.
Kekurangan oksigen juga menyebabkan terjadinya stres oksidatif yang mengakibatkan gangguan kognitif pada mereka yang mengalami gangguan tidur.Gozal dan koleganya menemukan bahwa saat tikus-tikus itu mengalami krisis karena kurang oksigen selama lebih dari 14 hari pertanda bahwa stres oksidatif sedang terjadi di otak, otak terlindungi dan tidak mengalami penurunan fungsi secara berarti akibat air teh hijau yang mengandung polyphenols yang diberikan. Sementara tikus yang tidak diberi teh hijau kondisinya kebalikannya.Secara teoretis, Gozal mengungkapkan bahwa asupan teh hijau secara teratur merupakan perawatan standar yang dapat digunakan untuk menangani OSA.
“Meski begitu,” katanya, “bukti jelas bahwa teh hijau dapat menolong gangguan OSA mesti diujikan lebih lanjut dengan mencobakannya pada manusia.”Sumber: American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, May 15, 2008

Penghancur Lemak Alami

"Minum air jeruk saja biar lemaknya hancur," mungkin Anda sering mendengar saran tersebut untuk mengurangi rasa berdosa setelah menyantap makanan enak, tapi penuh lemak. Padahal, penghancur lemak alami yang paling baik adalah teh hijau.
Menurut dr. Phaidon Toruan, dalam bukunya Fat-Loss Not Weight-Loss, ada dua keuntungan mengonsumsi teh hijau, yakni sebagai fat burner yang optimal dan kaya akan antioksidan. Teh hijau akan membantu meningkatkan pembakaran lemak, dalam arti membantu meningkatkan metabolisme trigliserida (misalnya lemak yang tebal di bawah kulit) untuk diubah menjadi asam lemak. "Tapi ingat, lemak di bawah kulit hanya bisa dibakar bila bentuknya sudah diubah menjadi asam lemak.
Proses pembakarannya adalah dengan olahraga," kata Phaidon.Agar fungsi teh hijau sebagai fat burner lebih optimal, Phaidon menyarankan agar teh hijau diminum sebelum latihan. Kapasitas antioksidan teh hijau sangatlah kuat sehingga bisa memberi efek proteksi terhadap dinding sel otot. Selain itu, lanjut Phaidon, jika diminum sebelum menyantap makanan, teh hijau akan membantu menahan asupan lemak. Bagi Anda yang ingin praktis kini telah banyak tersedia ekstrak teh hijau yang sudah diolah secara modern dalam bentuk kapsul sehingga bisa dibawa ke mana pun dan mempermudah Anda mempersiapkan diri bila ingin berolahraga dan menggunakan ekstrak teh hijau.

Teh Hijau Bantu Kesehatan Jantung

JIKA nanti Anda ditawari pilihan antara Earl Grey atau teh hijau, Anda mungkin akan memilih teh hijau.
Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa teh hijau, yang lebih populer di budaya Timur, dapat melindungi pembuluh nadi dengan menjaga mereka tetap seimbang dan rileks, dan maka dari itu dapat menahan perubahan naik-turun pada tekanan darah.

Dipimpin oleh Dr. Nikolaos Alexopoulos dari Athens Medical School di Yunani, sejumlah peneliti menemukan, di antara 14 orang, mereka yang minum teh hijau menunjukkan pembesaran pembuluh nadi pada hati mereka 30 menit lebih lama daripada mereka yang minum kopi atau air panas. Ini karena, para ahli berspekulasi, teh hijau bekerja di dalam saluran pembuluh darah, membantu sel-sel mengeluarkan zat-za t yang dibutuhkan untuk menenangkan pembuluh nadi dan membuat aliran darah lebih lancar.

Bagian yang membantu tersebut adalah flavonoids, yang bekerja sebagai antioksidan, dan membantu mencegah pembengkakan pada jaringan tubuh. Zat-zat ini juga mencegah terjadinya pembentukkan gumpalan darah, yang menjadi penyebab utama serangan jantung. "Kami menemukan bahwa setelah minum teh hijau, terdapat efek perlindungan pada endothelium, pada seorang ahli jantung," kata dr Charalambos Vlachopoulos, yang juga penulis penelitian itu.
Ini semua disebabkan oleh enam gram the hijau. Untuk menyakinkan bahwa efek pembesaran tersebut tidak disebabkan oleh kafein yang juga terdapat pada teh, peneliti membandingkan besar pembuluh nadi pada orang yang minum teh hijau dengan mereka yang minum minuman berkafein. Ternyata para ahli tidak menemukan perubahan pembesaran pembuluh darah pada orang yang minum minuman berkafein.

Yang lebih mengejutkan, efek yang menguntungkan ini dapat bertahan lama dan bersifat akumulatif. Ketika para peneliti mengukur besarnya pembuluh nadi orang yang minum teh hijau setiap hari selama dua minggu, mereka menemukan pembuluh nadi lebih besar. "Ini harus diselidiki lebih lanjut, namun kami berpikir bahwa orang yang minum teh hijau selama satu sampai dua bulan, efek menguntungkannya akan semakin besar," kata Vlachopoulos.
Namun, para ahli mengingatkan bahwa satu penelitian saja tidak cukup. dr Robert Eckel, profesor di Universitas Colorado, Denver, dan mantan presiden Asosiasi Jantung Amerika, mengatakan fungsi endothelial dipengaruhi beberapa faktor, termasuk dosis vitamin E dan C dalam jumlah besar. "Konsumsi the hijau mungkin akan memberikan efek yang menguntungkan pada pembuluh nadi, namun kita harus berhenti berpikir bahwa ini adalah rekomendasi bahwa setiap orang harus minum teh hijau seolah ini sudah terbukti mengurangi serangan jantung dan stroke," katanya.

Namun, ia mengakui penelitian awal ini mengisyaratkan bahwa the hijau mungkin baik untuk diet jantung yang sehat. Sampai saat ini, Asosiasi Jantung Amerika belum memasukkan minuman dalam rekomendasi diet mereka, namun penelitian seperti ini mungkin akan mengubahnya. Setidaknya, jika Anda sekarang minum the hijau, Anda tahu bahwa itu bukanlah suatu ide yang buruk.

Teh Hijau Bikin Antibiotik Makin Ampuh

Teh Hijau Bikin Antibiotik Makin Ampuh

Ribuan penelitian telah mengungkapkan, teh hijau adalah minuman alami menyehatkan dan kaya akan kandungan antioksidan. Faedahnya pun begitu beragam, mulai dari memelihara kesehatan jantung hingga menekan risiko kanker.
Berdasarkan temuan para ahli di Mesir, teh hijau ternyata juga memiliki pengaruh positif bagi antibiotik. Para peneliti dari Universitas Alexandria menyimpulkan, teh hijau mampu meningkatkan keampuhan antibiotik dalam membunuh bakteri resisten hingga 3 kali lipat, bahkan kuman super sekalipun.Teh hijau adalah salah satu jenis minuman favorit bagi warga Mesir.
Bahkan tak tanggung-tanggung, mereka kerap meminumnya bersama obat-obatan seperti antibiotik. Peneliti tertarik melihat apakah teh hijau dapat menurunkan, meningkatkan, atau sama sekali tak memengaruhi kinerja antibiotik.
Hasilnya mengejutkan, menurut studi yang hasilnya dipresentasikan pada pertemuan Society for General Microbiology di Edinburgh, Skotlandia, akhir Maret 2008, teh hijau mampu meningkatkan kemampuan antibiotik melawan bakteri resisten, bahkan kuman super sekalipun."Kami menguji kombinasi teh hijau dengan antibiotik melawan 28 penyakit yang disebabkan dua kelas mikroorganise," kata Dr Mervat Kaseem dari Fakultas Farmasi Universitas Alexandria yang memimpin studi itu.Ia menjelaskan, "Pada setiap kasus tertentu, teh hijau terbukti meningkatkan aktivitas antibiotik membunuh bakteri.
Misalnya, efek kloramfenikol membunuh bakteri 99,99 persen lebih baik dari saat meminum teh hijau dibandingkan tanpa menggunakannnya." Kaseem dan timnya juga menemukan teh hijau mampu membuat 20 persen bakteri resisten menjadi rentan dengan antibiotik sefalosporin, sejenis antibiotik penting untuk mengatasi strain bakteri yang telah berubah menjadi resisten atau kebal.Peneliti menambahkan, hampir pada setiap kasus dan semua tipe antibiotik yang mereka uji, pemberian antibiotik bersama teh hijau meningkatkan kerja antibiotik tersebut, serta mengurangi resitensi obat pada bakteri. Dan untuk kasus tertentu, green tea dengan konsentrasi rendah sekalipun tetap efektif. "Hasil studi kami menunjukkan bahwa kita harus mempertimbangkannya lebih serius bahan-bahan alami yang dikonsumsi setiap hari," ujar Kaseem. "Di masa mendatang kami akan mencari dan meneliti bahan alami lain seperti majoram dan thyme. Ini diperlukan untuk menguji apakah mereka juga mempunyai zat aktif yang membantu memerangi bakteri resisten terhadap obat," katanya.

Teh Hijau Tingkatkan Antioksidan

Teh Hijau Tingkatkan Antioksidan

Secangkir apa yang dapat melindungi Anda dari kanker? Jawabannya adalah secangkir teh hijau. Penelitian menunjukkan bahwa secangkir teh hijau sehari dapat memberikan manfaat lebih daripada obat mana pun. Teh hijau juga memberikan efek awet muda pada kulit. Jika tak begitu suka teh hijau, Anda tetap bisa minum teh hitam karena juga mengandung antioksidan. Alasan lain untuk minum teh hijau karena teh ini dapat meningkatkan kualitas olahraga Anda. Menurut para peneliti di Biogical Sciences Laboratories of Kao Corporation di Jepang, teh hijau dapat membebaskan asam lemak yang memberikan energi dan kekuatan bagi otot pada saat berolahraga

Minum Teh Larutkan Kolesterol dalam Tubuh

SAAT menjamu tamu, sering kali kita mendengar tuan rumah mengeluarkan kata "Maaf, ya, adanya cuma teh." Perkataannya akan beda, bila tuan rumah menyajikan minuman bersoda atau istilah kerennya soft drink, "Silahkan diminum, jangan malu-malu, lo."
Itulah sekelumit, gambaran orang Indonesia saat menjamu tamunya dengan secangkir teh hangat. Kedengarannya seperti malu menyuguhi tamunya dengan teh. Padahal teh yang dihasilkan Indonesia sangat berkualitas dan telah di ekspor ke manca negara.
Ini jelas berbeda dengan masyarakat Jepang, China, dan Inggris yang menjadikan teh sebagai salah satu kebanggaan. Sampai-sampai mereka punya jam khusus untuk sekadar minum teh bersama keluarga atau rekan-rekannya.
Baru beberapa tahun terakhir ini, masyarakat Indonesia mulai menyadari keistimewaan dan pentingnya mengkonsumsi teh. Makanya, beragam jenis teh terus bermunculan dan menawarkan khasiatnya masing-masing. Dua jenis teh yang sedang hangat dibicarakan adalah teh bakar dan hibiscus, yang katanya berkhasiat menutunkan kolesterol.
Kata Indrayani Saridewi, salah satu penjual teh bakar asal Surabaya, teh bakar berasal dari daun teh pilihan dengar bibit khusus dan bermanfaat bagi kesehatan. "Salah satunya berfungsi menurunkan kolesterol dan berat badan bagi orang yang tak punya waktu untuk berolahraga," ajar Dewi, panggilan gaulnya.
Menurut pengakuan Dewi, karena khasiatnya yang istimewa, teh tersebut harus dia.datangkan dari luar negeri. Awalnya, dia mengimpor dari Malaysia. Tapi setelah mengetahui asalnya, dia memesan langsung dari Inggris. Dewi mengimpor teh bakar itu secara curah, lalu mengemasnya dalam bentuk teh celup.
Sesuai namanya, teh bakar adalah teh yang dibakar. Akibat pembakaran, daun tehnya jadi hitam. Namun, tidak berarti tehnya menjadi berwarna hitam juga, lo. Waktu teh bakar diseduh, warnanya berubah menjadi warna oranye dan rasanya seperti teh tawar. "Dengan minum teh bakar, racun-racun akan dikeluarkan dari dalam tubuh," ujar Dewi. "Untuk mendapatkan hasil maksimal, biasanya teh diminum dua hingga tiga kali dalam sehari sekitar 10 menit hingga 20 menit usai makan."
Bagi yang ingin menurunkan berat badan, teh harus diminum sepuluh menit sebelum makan dan diimbangi dengan olahraga jalan kaki 10 menit hingga 15 menit setiap harinya. "Teh bakar tak boleh dicampur dengan gula serta tak memiliki efek samping," ajar Dewi berpromosi. Bagi penderita kolesterol, khasiat teh ini baru akan terasa minimal setelah tiga bulan mengonsumsi.
Pemasaran baru via telpon Khasiat teh bakar tak hanya menurunkan kolesterol. Ada banyak khasiat lainnya seperti mencegah proses penuaan dini, memperbaiki proses pencernaan makanan dalam lambung, mencegah pengeroposan tulang dan menurunkan risiko penyakit jantung. Bahkan teh ini juga bisa mengurangi lemak sehingga membantu menurunkan berat badan.
Karena khasiatnya yang banyak, harganya pun lumayan mahal. Harga teh bakar satu kotak berisi 60 kantung celup Rp 135.000. Harga ini sudah termasuk ongkos pengiriman barang. Maklum, pemasarannya baru lewat telepon. Tahun depan, teh ini rencananya baru dipasarkan secara online.
Jika sulit mendapatkan teh bakar, alternatif lain, kita bisa mengkonsumsi teh hibiscus alias rosella merah. Teh ini memiliki khasiat tak jauh berbeda dari teh bakar.
Menurut Andreas Kurniawan, penjual teh hibiscus dari indonesiaherbal.com, teh ini asalnya merupakan teh impor dari Sudan, Mesir. Teh ini bermanfaat mengeluarkan racun dari tubuh, menurunkan kolesterol, anti-hipertensi, hingga memperbaild gangguan pencemaan.
Perkembangan pasar teh hibiscus ini lebih pesat dari teh bakar. Bahkan, teh ini sudah banyak dikembangkan petani lokal. Perbedaannya hanya pada warnanya. "Kalau teh impor berwarna ungu, teh lokal warna merah," kata Andreas

Tentang Teh

Teh Tarik
Bukan hanya kopi dan cokelat saja yang bisa dicampur dengan susu menjadi minuman lezat. Teh juga bisa dicampur dengan susu, seperti minuman khas Malaysia, teh tarik. Khusus teh ini, susunya harus dari jenis kental manis atau condensed milk. Di negara asalnya, cara mencampur teh dan susu sangat unik, dituang bolak-balik dalam dua wadah dalam jarak yang jauh (sehingga terkesan ditarik, itulah asal mula namanya teh ini). Cara ini menghasilkan busa sehingga sering disamakan dengan cappucino. Anda bisa membuatnya sendiri. Seduh teh hingga pekat (bubuk tehnya melebihi biasa), campur dengan susu kental manis. Aduk-aduk hingga tercampur rata. Bisa diminum hangat atau dingin.
Waktu Tepat Minum Teh
Teh sebaiknya tidak diminum dalam keadaan perut kosong. Kandungan kafein pada teh akan membuat perut yang kosong tidak nyaman, terutama untuk orang yang tak kuat kafein. Namun, teh juga tidak baik diminum sehabis menyantap makanan utama karena teh akan menghambat penyerapan zat besi. Karena itu, biasanya teh dihidangkan pagi atau sore hari mendampingi makanan kecil. Saat itulah yang disebut tea time.

Matcha Shake
Teh hijau kian populer di Indonesia, terutama jenis matcha atau teh hijau berbentuk bubuk dari Jepang. Teh hijau bubuk ini bisa dibeli di supermarket atau toko khusus teh. Selain disajikan sebagai minuman hangat, teh hijau matcha juga bisa dibuat minuman lain seperti shake. Caranya, rebus 1 gelas air dan gula secukupnya, diamkan hingga hangat kemudian masukkan sekitar 3 sendok makan teh matcha. Kalau sudah dingin, campur dengan susu cair, es krim vanila, dan es batu secukupnya, haluskan dengan blender. Sebaiknya dihabiskan saat itu juga karena bahan susu tidak tahan disimpan lama.

Manfaat Teh
Kandungan zat dalam teh membantu meningkatkan jumlah sel darah putih yang baik untuk melawan infeksi. Teh hijau, misalnya, bisa mencegah serangan flu. Sementara, pucuk daun teh bisa memperkuat gigi, melawan bakteri dalam mulut, mencegah terbentuknya plak gigi, dan mencegah osteoporosis. Cara Seduh Teh Cara menyeduh teh yang baik adalah dengan air didihan pertama (bukan yang didihkan untuk kedua kali atau ketiga kali) untuk menghasilkan rasa yang kuat dari daun teh. Dan bubuk teh atau kantung teh tidak boleh lebih dari 5 menit diseduh. Setelah itu angkat atau saring. Karena lebih dari itu akan keluar zat tannin yang membuat teh terasa lebih pahit.

Teh Hijau, Anti Kanker yang Kuat


Teh Hijau, Anti Kanker yang Kuat

ADA beragam jenis teh yang saat ini beredar di pasaran. Namun secara umum, berdasar pengolahannya, ada tiga jenis teh. Pertama, teh hitam yang dibuat melalui proses fermentasi. Kedua, teh hijau yang sama sekali bebas proses fermentasi. Ketiga, teh oolong yang dibuat melalui proses semi fermentasi
Berdasarkan hasil penelitian Pusat Penelitian Teh dan Kina, pada setiap 100 gram teh hitam terkandung 19,4 gram protein, 10,9 gram serat, 2,5 gram lemak, dan 32,1 gram gula. Jadi tanpa menambahkan gula pun, teh hitam sudah cukup mengandung gula.
Kandungan teh hijau beda lagi. Dalam setiap 100 gram terdapat 24 gram protein, kandungan serat 10,6 gram, lemak sebanyak 4,6 gram, dan kandungan gulanya 35,2 gram. Meski kadar lemaknya lebih tinggi dari teh hitam, jangan takut mengkonsumsinya. Soalnya, dalam teh hijau ada zat penetralisirnya yakni, vitamin C. Untuk setiap 100 gram teh hijau, terkandung 250 mg vitamin C. Bahkan, pada 100 gram teh hijau Sencha sebanding dengan 700 gram jeruk mandarin.
Institut Kanker Nasional Amerika Serikat bahkan juga menyimpulkan , teh hijau memiliki sifat anti kanker yang kuat. (Novrida Manurung)