Rabu, 12 November 2008

Motivasi Super Dahsyat Lance Armstrong : Ketika Motivasi Mengalahkan Fisik

“Winning is about heart, not just legs. It’s got to be in the right place.” (Lance Armstrong)Pekan ini, saya ingin mengajak Anda semua belajar tentang kekuatan motivasi superdahsyat. Sebuah motivasi yang mampu mematahkan vonis dokter ahli akan ketiadaan harapan. Justru dalam keadaan terpuruk dan seolah-olah tiada pertolongan lagi itulah, ia mampu menciptakan rekor dunia tujuh kali. Itulah Lance Armstrong yang kita bahas kali ini.

Sebelumnya, bayangkan dulu satu skenario ini. Anda sudah menggeluti olahraga ini sejak usai 13 tahun. Olahraga ini sudah katam Anda jalani. Saat ini, karir olahraga Anda melejit. Beberapa perusahaan rebutan kontrak sponsorship dengan Anda. Dana mengucur deras ke kantong. Tapi, mendakan Anda harus terpaksa dirawat. Usai menjalani diagnosis, Anda divonis kena kanker ganas dan sudah menjalar ke paru-paru dan otak Anda. Kata dokter, harapan hidup Anda tinggal 40%. Padahal, Anda baru berusia 25 tahun, usia produktif. Lalu apa yang bakal Anda lakukan? Menyerah, mundur dari olahraga, dan mengutuki Tuhan? Atau justru memacu Anda semakin bersemangat untuk menciptakan momen spektakuler dalam sisa waktu ini ?

Nah, Lance Amrsmtrong memilih langkah kedua. Inilah yang menjadikan dirinya manusia super dengan catatan rekor luar biasa. Bagaimana bisa? Kisahnya dimulai pada tahun 1996 saat Lance Armstrong jadi pembalap tenar dan baru saja memenangi kejuaraan Dunia Balap Sepeda. Langsung saja, sebuah kontrak senilai US$2,9 juta diberikan kepadanya dari suatu sponsor Prancis. Namun, pada 2 Oktober 1996, ia diperiksa oleh dokter dan dinyatakan menderika kanker testis yang sudah menjalar hingga ke paru-paru serta otaknya. Kesimpulannya, kankernya ganas, harapan hidupnya tinggal sekitar 40%, dan kesehatannya makin menurun. Ia pun disarankan banyak istirahat dan berhenti dari latihan fisik.Lance Armstrong bukan orang yang patah arang. Ia tetap menjalankan latihannya untuk membuktikan masih banyak yang mampu diraihnya. Ia setia menjalani kemoterapi. Dan setelah dinyatakan berangsur membaik. Lance Armstrong kembali dengan latihannya, mulai dari latihan sederhananya karena berat badannya turun drastis. Namun, belakangan, penurunan berat badan ini menjadi keuntungannya untuk mengikuti turnamen. Akhirnya, saat latihan di trail Blue Rider Mountain, Lance memotivasi dirinya sendiri untuk menciptakan rekor lebih tinggi. Ia menyakini ia akan sanggup meraihnya.Intuisinya terbukti pada 1999 saat ia mulai kembali bertanding. Kali ini dalam acara Tour de France yang sangat prestisius. Mula-mula, lajunya lambat dan ia membiarkan orang lain memimpin lebih dulu. Di pertengahan gunung Alpen, di tengah hujan yang dingin itulah, akhirnya Lance menyalip cepat pembalap yang berada di urutan terdepan. Dan untuk pertama kalinya, ia menjuarai Tour De France. Orang berpikir, inilah tonggak sejarah yang ingin diciptakan oleh Lance Armstrong dan ia akan berhenti setelah itu. Ternyata tidak. Justru karirnya masih terus melaju, bahkan ia memenangi enam kali berturut-turut lomba Tour de France. Lebih dari itu berbagai penghargaan juga diraihnya, seperti “Sport Personality terbaik”.

Apakah yang bisa kita pelajari dari Lance Armstrong? Ada banyak hal. Pertama, tentunya soal kekuatan motivasi yang mengalahkan kekuatan fisik. Seperti yang terjadi pada Lance Armstrong yang berangsur sembuh berkat motivasinya yang gigih, begitu pula banyak dokter menemukan bahwa pasien dengan motivasi sembuh yang luar biasa akan punya peluang sembuh yang lebih besar. Hal ini juga pernah dilakoni oleh tokoh Bruce Lee yang setelah divonis mengalami keretakan fisik lantaran latihannya yang gila-gilaan, justru semakin termotivasi untuk sembuh. Akhirnya, bisa kembali latihan bahkan dengan skills yang lebih dahsyat. Inilah kekuatan motivasi yang sanggup mengalahkan rintangan fisik.Kedua, Lance Armstrong mengajari kita untuk tidak perlu meratapi masalah. Tapi, melihat sisi lain dari masalah itu. Saat divonis dokternya dengan kanker, Lance Armstrong tidak meratapi dirinya dan menyesali diri, tetapi ia justru bangkit dengan kekuatan berlipat. Inilah yang akhirnya membuat ia masih mampu menciptakan enam rekor Tour de France. Bandingkan dengan kebanyakan dari kita yang saat menghadapi masalah justru berhenti, mundur, meratapi diri, atau pun menyalahkan orang lain atau bahkan Tuhan.Ketiga, Lance Armstrong mengingatkan bahwa dalam diri ada kekuatan api motivasi luar biasa yang kadang tidak kita sadari. Seringkali, dengan berbagai cobaan dan tantangan, justru api itu semakin menyala. Demikianlah rintangan dan cobaan kadang bisa menjadi cara Tuhan ‘memberitahu’ betapa mulia dan dahsyatnya kekuatan yang ada pada diri kita. Hal ini seharusnya membuat kita yang normal, sehat, dan memiliki kehidupan bagus, mestinya semakin termotivasi. Sayangnya, kadang ketika segalanya berjalan baik, motivasi kita justru melempem. Memang menjadi pertanyaan kita apakah kalau Lance tidak kena kanker, maka ia akan enam kali menjadi juara Tour de France.Mari kita renungkan lagi kalimat Lance yang menarik, “Segalanya mungkin. Anda boleh dibilang berpeluang 90 persen atau 50 persen atau pun 1 persen. Tapi, yang penting Anda harus tetap percaya dan Anda harus tetap berjuang!”

Sumber : http://www.hrexcellency.com

Membangun Wealthy Mindset

I made a small fortune.
I made a lot of money and I made a lot of other people wealthy.(Jim Cramer)

Buku yang ditulis Steve Mariotti dan Mike Caslin benar-benar bacaan yang menarik. Buku berjudul The Very-very Rich ini memuat kisah spektakuler orang-orang terkaya di dunia. Saat usai membaca kisah demi kisah, saya menemukan kemiripan yang menjadi benang merah di antara para biliuner itu.

Ada satu hal menarik. Meskipun mereka berasal dari latar belakang hidup yang berbeda, tapi mereka mempunyai persepsi yang sama pada uang. Inilah konsep yang saya dapatkan dari Bob Proctor, seorang trainer terkemuka di bidang financial awareness tentang wealthy mindset atau pola pikir orang kaya.

Secara umum, wealthy mindset diartikan sebagai sebuah pola pikir, apa pun kondisi dan situasi orang saat ini, memandang positif hidup finansialnya. Selama Anda terus melihat diri Anda bermandikan kelimpahruahan finansial, sikap dan tindakan Anda itu akan memanifestasikan kondisi keuangan yang Anda dambakan. Bila Anda memiliki wealthy mindset ini, pikiran Anda akan berdampak pada tindakan. Laksana sentuhan Midas yang menjadikan apa pun yang dikerjakan saat ini menghasilkan kelimpahan.

Setiap hari kita bisa menciptakan mindset ini dalam diri kita sendiri. Ada beberapa tips yang layak diperhatikan. Pertama, Anda perlu mengatasi keyakinan yang membatasi Anda saat ini soal uang. Ternyata, banyak orang tanpa sadar memiliki keyakinan keliru soal uang. Dalam sebuah seminar, saya beberapa kali melakukan ‘sentence completion test’ di mana para peserta saya minta melengkapi kalimat yang ada. Tatkala saya mengatakan “uang adalah…”, ada yang menyahut “bikin repot,” “susah dicari”, “butuh perjuangan besar untuk mendapatkannya.” Bahkan, ada yang lebih parah mengatakan “uang sebagai akar dari segala kejahatan.”

Keyakinan ini tanpa disadari telah membatasi kemampuan mereka untuk hidup nyaman dengan uang. Memang kita tidak mau ambisius mengangung-agungkan uang. Tapi, pandangan yang tepat soal uang merupakan kunci kepemilikan atas uang secara sehat. Problemnya, ada yang terlalu overvalue pada uang sehingga bersikap kikir dan tamak. Ada pula yang bersikap mudah dengan uang sehingga segala yang diperoleh malah hilang. Lain lagi dengan orang yang yakin bahwa uang susah didapat.

Asal tahu saja, kita akan sulit mendapatkan dan memelihara apa saja kalau kita tidak mampu beresonansi dengan baik. Pikiran dan sikap kita seharusnya beresonansi dengan secara nyaman dengan uang. Faktanya, uang tidak memunyai nilai absolut pada dirinya sendiri. Nilai yang didapat lewat proses memperoleh dan kegunaan uang itulah yang membuatnya berharga. Misalnya, uang bisa membuat hidup lebih nyaman, bisa ditukar dengan barang-barang kebutuhan, dan bahkan dalam jumlah yang cukup mampu membebaskan kita dari problem finansial. Artinya, keluarga juga bisa merasa aman-aman saja. Uang juga bisa membantu kita dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.

Jadi, uang bukanlah sesuatu yang buruk maupun jahat. Ia menjadi hamba yang baik, tetapi tuan yang jahat. Pikiran yang nyaman dengan uang akan menjadi magnet bagi uang untuk singgh dalam kehidupan kita.

Tips kedua membangun mindset adalah putuskanlah Anda ingin menjadi kaya. Jangan hanya berhenti di sinis saja. Anda harus mempunyai alasan tepat mengapa Anda ingin menjadi kaya. Ada hukum tak tertulis, “Orang tetap miskin karena mereka belum memutuskan ingin menjadi kaya.” Katakan “ya” pada kekayaan dan berupayalah mencapainya. Alasan yang mendasari hendaklah bisa diterima secara logis dan emosional.

Ketiga, putuskan seberapa sesungguhnya yang Anda inginkan. Misalnya, rekening Anda dengan Rp2 juta setiap bulannya memang mencukupi. Tapi, Anda ingin Rp50 juta per bulannya. Mungkin adan butuh cara lain. Yang terpenting, upaya menyiapkan pikiran dan hati. Kita tidak boleh mengada-ada. Butuh sikap bijaksana.

Keempat, lakukan brainstorming untuk menentukan bagaimana cara mendapatkan apa yang Anda inginkan. Pikiran harus dibiarkan berkembang mencari peluang demi mewujudkan cita-cita Anda. Mungkin awalnya Anda harus mulia dengan mendaftar 10 hingga 20 ide yang bisa Anda coba. Sebagai contoh Jeff Bezos yang memelopori Amazon.com memulai dengan membuat 20 daftar barang yang ia ingin jual melalui internet. Awalnya, sama sekali tidak terpikir bahwa bukulah yang akan laku ia jual. Tetapi, ia mencoba-coba berbagai idenya dan ternyata buku menjadi pilihannnya yang terbaik.

Kelima, bayangkan seandainya Anda sudah bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan. Lima tahun sebelum membeli rumahnya yang mewah, John Assaraf, salah seorang pengajar dalam buku The Secret telah membayangkannya setiap hari di dalam Vision Board yang ia buat. Jim Carrey, salah seorang bintang Hollywood menuliskan cek senilai $10 juta kepada dirinya sendiri, saat ia masih begitu miskinnya dan ia membayangkan hal itu bisa terbukti di tahun 1995. Ternyata, pada perayaan Thanksgiving,di tahun 1995 salah satu filmnya yakni “Ace Ventura: When Nature Calls” memberikannya penghasilan senilai $20 juta! Dalam hal ini, bayangkanlah pikiran serta diri kita telah siap menerima apa yang kita pikirkan. Hal inilah yang dilakukan oleh Wright Bersaudara saat membayangkan diri mereka terbang dan akhirnya mereka bisa membuktikan. Begitu pula yang terjadi dengan Columbus saat membayangkan dirinya berlayar.
Dalam hal ini, kita ingat kalimat yang diucapkan oleh Brian Tracy: “Semua perkembangan di dalam diri Anda dimulai dari perkembangan di dalam gambaran mental Anda”

Sumber : http://www.hrexcellency.com

Sikap Mental Juara

Alkisah, suatu pagi saat sarapan di meja makan, ibu berkata: “Ina, ibu perhatikan, beberapa hari ini kamu begitu tegang dan gelisah, kalau boleh tahu, ada apa yang mengganggu pikiranmu na?”.

“Iya bu, ina tegang nih. Jadwal pertandingan bulu tangkis dan undiannya sudah keluar bu. Babak2 awal kalau ina bisa menang maka selanjutnya harus bertanding melawan sita, itu lho bu, yang mengalahkan ina di final di kejuaraan lalu. Nanti kalau ina bermain jelek seperti dulu dan kalah lagi bagaimana bu.


Duh ina tegang banget. Udah ya bu, ina berangkat dulu, mobil jemputan datang tuh” sambil mencium tangan ibunya, ina bergegas berangkat ke sekolah. Malam hari, saat menjelang tidur, ibu mengetuk pintu kamar ina dan merekapun melanjutkan percakapan tadi pagi di meja makan. “Ina, ibu tau kamu tegang dan takut kalah lagi. Kamu tau kan, pertandingan bila tidak menang ya kalah. Kamu harus berani menentukan target sebagai juara! Kalau nanti ternyata kamu kalah ya tidak apa-apa .


Yang penting jangan mudah menyerah, jangan takut kalah sebelum bertanding! Maka sisa waktu satu minggu lagi harus kamu persiapkan dengan sebaik-baiknya! Selain latihan tehnik, fisik dan stamina, apalagi mental juara harus kamu persiapkan. Saat istirahat, visualisasikan, bayangkan ina selesai bertanding di final, dengan keringat yang masih bercucuran, kemudian dipanggil ke panggung untuk menerima medali emas dan piala kemenangan. Pejamkan mata seakan itu yang akan terjadi. Jangan lupa, setiap hari ditutup dengan doa. Serahkan semua kepada Tuhan dan istirahatlah dengan tenang”.


Ina pun dengan tekun menjalankan nasehat ibunya dari hari ke hari. Berlatih tehnik dan fisik dengan penuh keseriusan. Saat beristirahat, dalam kesendiriannya ina berlatih menvisualisasikan gambar kemenangan di dalam pikirannya, dan semakin hari semakin jelas gambar yang tampak di sana. Dan ketika hari pertandingan tiba, setiap babak dilalui dengan semangat bertanding yang luar biasa. Dan akhirnya, seperti apa yang divisualisasikan dipikirannya pun menjadi kenyataan. Ina berdiri di panggung dengan keringat yang masih bercucuran, menerima kalungan medali dan piala di tangan sambil matanya berkaca-kaca bahagia. Impianku menjadi kenyataan, aku menjadi juara!!! Terima kasih Tuhan!!!
Pembaca yang Budiman,


Sering kali olahragawan tidak bisa sukses bukan karena tidak memiliki kemampuan di bidang tehnik, fisik, stamina, atau kecerdasan, tetapi karena mereka tidak memiliki mental juara! Takut menentukan target! Takut gagal !


Kita bisa melihat para atlet juara-juara dunia sejati, hampir semuanya punya kepercayaan diri yang kuat. Kalau kalah, mereka segera bangkit lagi. Mereka berani menentukan target, berani mulai melangkah dan berani berjuang mewujudkan kemenangan.


Suatu kehormatan bagi Indonesia, tahun ini kita menjadi penyenggelara kejuaraan bulutangkis beregu Thomas cup dan Uber cup. Saat pertandingan dimulai, kita semua berharap dengan kesiapan tehnik, fisik serta kesiapan mental dari seluruh atlet dan kekompakan seluruh tim terkait, ditambah dukungan sebagai tuan rumah dan doa dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Semoga kita bisa meraih prestasi tertinggi untuk Uber Cup dan mampu merebut kembali piala Thomas cup sebagai kado ulang tahun ke 100 tahun Kebangkitan Nasional.


Sumber : http://www.andriewongso.com

Senin, 10 November 2008

Migrain Kurangi Risiko Kanker Payudara

Migrain tak selamanya mempunyai efek yang buruk. Penelitian membuktikan, bahwa migrain yang dialami perempuan dapat mengurangi risiko kanker payudara

Sebuah penelitian dilakukan di Pusat Penelitian Kanker di Seattle Amerika Serikat. Fred Hutchinson meneliti dengan membaca rekaman medis 3.000 perempuan. Sebanyak 2.000 dari mereka memiliki riwayat penyakit kanker payudara.

Penyakit kanker payudara adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan hormon. Hormon estrogen adalah hormon yang memancing sel kanker payudara untuk hidup.

Pada saat terserang migrain, terjadi perubahan struktur hormon pada perempuan. Hormon estrogen drastis berkurang saat perempuan mengalami migrain. Hal tadi membuat seseorang yang sering migrain memiliki risiko terkena penyakit kanker payudara 30 persen lebih rendah.

Pada saat terserang migrain, terjadi perubahan struktur hormon pada perempuan. Hormon estrogen drastis berkurang saat perempuan mengalami migrain. Hal tadi membuat seseorang yang sering migrain memiliki risiko terkena penyakit kanker payudara 30 persen lebih rendah.

Sabtu, 08 November 2008

Belajar berdagang

Ternyata masih banyak banget yang harus dipelajari buat berdagang. Sangat Benar bila Allah menghalal kan jual beli dan mengharamkan RIBA. Ternyata dagang itu merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan. Buat yang mau dagang, mungkin tips dari seseorang teman saya dan diambil dari beberapa buku tentang China dapat dijadikan Tips dan pengetahuan buat anda semua para pengusaha , pedagang dan sales. Know how to Sales... Berikut beberapa tips yang dapat saya tulis dan pahami , mudah-mudahan bermanfaat. Kita belajar bisa dari banyak hal gitu. Gak salah juga rasulullah menyuruh cari ilmu sampai ke negeri china. You know what!!! Ilmu dagang yang paling hebat menurut saya adalah ilmu nya china, apalagi kalo pengetahuan itu digabungkan dengan ajaran Islam. Ambil yang baik, buang yang buruk , kemudian kombinasikan hal-hal yang baik dengan Islam. Islam is too perfect..
Jika ingin lebih berhasil dari orang lain , kita tidak punya pilihan , kecuali bekarja dengan lebih keras dan rajin.
Berdagang dapat dijadikan sebagai hobi, tetapi bukan untuk mengisi waktu luang.
Keuntungan yang diperoleh sebaiknya tidak dibelanjakan. Keuntungan tersebut harus digunakan untuk menambah modal kerja dan melakukan investasi.
Jangan mengeluh dihadapan pelanggan apalagi menunjukkan emosi yang negative.
Pedagang harus mengetahui bagaimana membedakan antara urusan pribadi dan kegiatan perdagangan. Keduanya tidak boleh dicampuradukkan.
Pedagang harus bersikap terbuka dan berlapang dada apbaila berhadapan dengan situasi yang sulit. Setelah itu , barulah bisa mencari jalan keluar.
Sekedar pintar berdagang tidak memberbikan hasil yang maksimal. Harus didukung dengan sikap agresif, berani , tahan banting, semangat, dan rela erjuang untuk merebut segala peluang yang ada.
Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangatnya. Sebaliknya akan membuatnya gigih. Kegagaln yang kedua dijadikan pelajaran. Kegagalan ketiga menadikannya lebih bijak. Kegagalan berikutnya menguji kesabaran dan ketabahannya.
Apabila melibatkan diri dalam kegiatan perdagangan , kita harus menetapkan tujuan untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.
Pelanggan tetap diberikan kebebasan dan pelayanan yang istimewa dalam mendapatkan layanan yang ada. Pelanggan baru diiming-imingi dengan potongan harga dan kemudahan kredit.
Seni berdagang memerlukan kecermatan yang teliti dan tidak cukup jika kita mempelajari teorinya saja. Berdagang perlu praktik dan menuntut seseorang senantiasa bersikap fleksibel.
Pedagang harus bersikap rajin bekerja , ramah, dan menjadikan pelanggan mereka sebagai saudara atau paling tidak sebagai sahabat dekat.
Pedagang harus memiliki daya tahan, mental dan jiwa yang kuat.
Sebagian keuntungan harus disimpan untuk mengembangkan kegiatan perdagangan dan menghadapi kemungkinan apapun yang diluar dugaan. Sebagian lagi digunakan untuk modal kerja.
Pedagang tidak boleh terlalu kaku. Namun sebaliknya , perlu memperbolehkan proses tawar menawar.
Uang tidak pernah dijadikan sebagai penghalang. Asal ada kemauan, disitu pasti ada jalan. Yang penting, kita harus berusaha, tabah, dan sanggup menderita untuk hidup susah.
Untuk menjadi pedagang yang berhasil , mereka harus mendapat memberikan dan mendapatkan keyakinan dari para pelanggannya.
Jika ketekunan digabungkan dengan tekad yang kuat dan diperkuat dengan kesabaran, niscaya akan menjadi asset yang cukup berharga bagi siapa saja yang ingin melibatkan dirinya dalam perdagangan. Kesabaran itu memang pahit, tetapi buahnya manis sekali.
Beberapa cirri yang menunjukkan seseorang itu memiliki bakat berdagang; muka nya bulat dan manis dipandang, badan berisi, dahi cerah dan luas serta begitu bergairah terhadap uang.
Usahawan dan pedagang sejati tidak pernah menjadikan tempat sebagai alasan untuk tidak berdagang.
Dalam bidang perdagangan tidak ada istilah rasa sakit. Yang ada adalah bangkit dan jangan takut pada sesuatu yang pahit rasanya.
Pandai atau tidaknya seoarang pedagang hanya dapat diketahui setelah dia berhasil mengatasi segala rintangan yang dihadapi dalam perdagangan yang beresiko tinggi.
Pedagang tidak harus cerdik dan memiliki otak yang cerdas, yang diperlukan adalah keberanian untuk menghadapi tantangan apapun yang akan datang.
Penting bagi pedagang untuk memiliki pemikiran yang dinamis karena dapat membantu mereka melihat dunia perdagangan secara menyeluruh dan tidka teratas dalam lingkungan sekitar saja.
Pedagang tidak boleh mengatakan sesuatu yang tidak baik ketika memulai babak baru perdagangannya.
Tempat berdagang harus mudah dikunjungi, dihubungi dan dicari.
Lokasi perdagangan yang dianggap baik adalah yang memiliki kemudahan memarkir kendaraan, pengakutan umum, dan tidak jauh dari pusat administrasi pemerintahan.
Risiko dan kerugian dalam perdagangan dapat diperkecil jika pedagang memiliki strategi menggunakan modal kerja dengan tertib.
Pedagang tidak boleh mengikuti apa yang ada dalam kepalanya saja. Sebaliknya mereka harus mengikuti perilaku, minat dan kecenderungan orang banyak serta tren pasar.
Perbuatan menjatuhkan perdagangan orang lain dianggap tindakan yang tidak etis dan menyalahi peraturan. Sekali namanya sudah rusak, selamanya orang tidak akan memercayainya lagi.
Mempelajari teorinya terlebih dahulu kemudian baru memperaktikannya tidak akan menjadikan seseorang itu pedagang yang berhasil.
Pedagang harus memiliki daya tahan tahan dan semangat juang yang tinggi. Mereka tidak mudah takluk pada keadaan tetapi berusaha membuat keadaan tunduk pada kehendak mereka.
Modal bukan penentu utama untuk berhasil atau tidaknya sebuah perdagangan. Kadang kala modal yang sedikit diiringi dengan pengetahuan seluk beluk perdagangan yang mantap dapat membuat pedagang berhasil.
Tidak menjadi masalah jika pedagang tidak pandai membaca atau menulis. Yang penting bisa menghitung dan mengurus uang.
Mereka yang sudah memiliki tkad untuk berdagang tidak perlu membuang waktu membuat perencanaan yang rapi, memikirkan resiko, dan mempertimbangkan untung rugi. Yang diperlukan adalah tindakan nyata setelah memiliki strategi dagang yang terbaik.
Pedagang dan usahawan tidak perlu takut dengan masalah karena masalah sebenarnya memberikan motivasi agar menjadi lebih kuat dan mampu.
Untuk berhasil pedagang harus memiliki daya tahan yang luar biasa, selalu siap menghadapi kemungkinan apa saja, dan jangan sekali-kali berserah diri pada nasib untuk masa depan perdagangannya.
Jangan sekali-kali membuat pelanggan marah dan kecwa. Hati pelanggan harus dijaga.
Uang dapat berkembang biak menjadi uang jika digunakan atau diinvestasikan kembali.
Agar keuntungan terus bertambah sebagian keuntungan harus disalurkan kepada mereka yang memerlukan.
Pedagang yang memiliki wawasan dapat melihat hal yang tersirat dibalik sesuaty yang tersurat.
Dalam perdagangan ada waktunya muncul dan tenggelam. Jika tenggelam harus muncul kembali, jika jatuh harus bangun dengan kekuatan baru.
Pedagang harus menunjukkan kejujuran dan keikhlasan selagi melaksanakan urusan dagang.
Pedagang harus mewujudkan kepercayaan dan ikatan yang akrab dengan pelanggan, tidak peduli apakah pelanggan itu pelanggan besar atau kecil dan pelanggan tetap atau baru.
Pedagang harus melayani para pelanggannya dengan baik karena mereka adalah bagian penting dari perdagangan.
Pedagang tidak boleh menuruti perasaan dan kehendak sendiri.
Pedagang harus mengikuti permintaan dan keperluan pelanggan.
Pedagang harus selalu bermuka manis dan kaya senyum.
Pedagang tidak boleh marah dan membentak pelanggan.
Pedagang bukan tauke karena bos yang sebenarnya adalah pelanggan.
Pedagang tidak boleh sombong, angkuh dan congkak.
Pedagang harus rajin bekerja dan mudah mengulurkan bantuan.
Pedagang harus siap memberikan pelayanan tambahan dan dalam konteks perdagangan ritel, mengatar barang ke rumah pelanggan.
Pedagang tidak boleh ragu-ragu menjawab segala pertanyaan orang banyak.
Pedagang harus menunjukkan bahwa beliau merupakan sesorang yang serba tahu terutama dalam bidang yang berkaitan dengan berdagagannya.
Pedagang harus memerhatikan apa yang terjadi di masyarakat dan isu terikini.
Pedagang harus memiliki kepekaan yang tinggi dan rasa simpati yang menalam pada pelanggannya.
Pedagang harus menjadikan para pelanggannya sebagai sahabat bukannya pembeli yang datang dan pergi.
Pedagang tidak boleh pelit memberikan diskon, pujian dan penghargaan kepada pelanggan.
Pedagang tidak boleh mengambil cuti, kecuali dalam keadaan darurat dan ada urusan yang tidak dapat dihindari.
Pedagang harus bangun pagi-pagi sekali dan membuka perdagangnnya secepat mungkin.
Pedagang harus memberikan pelayanan yang cepat dan gesit serta jangan mebiarkan pelanggan menunggu.
Pedagang harus mudah diajak bicara dan berunding.
Pedagang tidak boleh bersikap suka berprasangka atau menghakimi para pelanggan dan orang banyak.
Pedagang harus selalu berpikiran terbuka dan positif.
Pedagang tidak boleh reaktif dan terburu-buru.
Pedagang harus menunjukkan kepada pelanggan bahwa dia sibuk.
Pedagang tidak boleh tidur sewaktu menjalankan tugas dagang.
Pedagang harus berusaha menciptakan suasana ceria, bukannya menimbulkan kebosanan.
Pedagang harus memastikan tempatnya penuh dengan barang dan tidak membiarkan ada ruang kosong.
Pedagang harus memberikan kebebasan kepada pelanggan untuk membuat pilihan.
Pedagang jangan sekali-kali turut campur dan membuat keputusan untuk pelanggan, kecuali jika diminta.
Pedagang harus membuat pelanggan merasa bahwa kehadiran mereka dielu elukan.
Pedagang tidak boleh berkata "tidak" kepada pelanggan.
Pedagang tidak boleh menciptakan jurang dengan pelanggan apalagi menjadi orang yang bertentangan.
Pedagang harus berperan sebagai pedagang bukan orang yang suka mengumpat, berjudi dan minum arak.
Pedagang harus belajar menggunakan uang dan meningkatkan kemahiran menabung.
Pedagang harus selalu menyediakan uang receh sebagai uang kembalian bagi pelanggan.
Pedagang tidak boleh menunjukkan kemewahannya di depan pelanggan karena image bukan datang dari perhiasan, melainkan pelayanan yang diberikan.
Pedagang jangan sekali-kali makan di depan pelanggan karena dianggap sebagai perbuatan yang tidak sopan. Pelanggan tidak suka.
Pedagang harus menempel pengumuman jika tempatnya ditutup untuk sementara waktu.
Pedagang jangan mencari musuh karena tidak baik bagi perdagangan.
Pedagang jangan terlalu suka dan kerap membicarakan mengenai keuntungan.
Pedagang harus tahu membedakan keuntungan jangka panjang dan jangka pendek.
Pedagang tidak boleh terlalu yakin. Harus waspada dan berjaga jaga.
Pedagang sebaiknya tidak menjadikan tempat perdagangan sebagai tempat tinggal untuk keluarga bertandang dan menumpang makan.
Pedagang harus menyimpan cadangan dan stok barang supaya tidak terjadi kekurangan.
Pedagang harus menepati janji dan menyelesaikan utang.
Pedagang tidak akan rugi memberikan sedikit insentif kepada pelanggan dalam bentuk potongan harga, hadiah, ataupun menambahkan berat barang yang dibeli oleh mereka.
Pedagang tidak boleh menipu karena kepercayaan menjadi dasar utama dalam perdagangan.
Pedagang tidak boleh menyalahkan orang lain jika terjadi kerugian dan kecelakaan. Semuanya harus diterima dengan hati yang teguh.
Pedagang harus mewujudkan situasi win win solution antara dirinya dan pelanggan. Dengan begitu , hubungan mereka akan kekal dan perdagangan akan kekal dan perdagangan akan bertahan.